
Kebutuhan masyarakat akan kemudahan akses informasi yang cepat dan mudah direspon dengan cepat oleh para vendor laptop. Salah satu vendor yang rajin menelurkan laptop untuk para netter adalah Zyrex. Baru-baru ini vendor tersebut meluncurkan Ubud 611.
Dengan harga terjangkau, alias murah, laptop ini telah mempunyai feature basic andalan para pemakai komputer, dalam hal ini mungkin lebih dikhususkan pada kemampuan untuk koneksi dengan internet, sehingga prinsip meriah juga terpenuhi.
Bagi para mobiler, ukuran laptop menjadi penting. Sebab, ukuran laptop yang besar akan mengganggu kinerja saat mereka harus berpergian. Hal ini pun menjadi dasar bagi Zyrex dalam menciptakan Ubud 611. Laptop ini didesain dengan bobot yang sangat ringan. “Bobotnya kurang dari 1 kg,” tegas Marketing Villa Data, Rinil Malang Post.
Untuk mendapatkan dimensi ukuran yang mini, Zyrex menempatkan layar ber ukuran 7 inci yang mampu menampilkan gambar dengan resolusi 600×800 pixel. Sensor untuk menggerakkan cursor pun ukurannya diperkecil agar dimensi Ubud 611 bisa lebih diminimalisir. “Biasanya kan diletakkan dibawah keyboard.
Kalau Ubud 611 ini letaknya diatas keyboard. Pojok kanan atas. Ukurannya pun lebih kecil. Sehingga kurang cocok jika dipakai oleh orang berjari besar karena area gerak jari menjadi sempit,” terang dia.
Meminimalisir dimensi dan bobot bukan berarti meminimalisir kemampuan laptop ini. Ubud 611 memakai processor VIA C7-M ULV 1,2GB, Harddisk 1,8” SATA 30GB dan memory yang besar pula, yaitu 1GB, “ Dengan memory besar kemampuan loading program-program pun jadi lebih cepat,” tegas dia.
Untuk meminimalkan dimensi ukuran maupun bobot, bukan berarti tidak ada fungsi yang dikorbankan. Secara umum fungsi yang dikorbankan dari sebuah netbook adalah ketiadaan akan optical drive. “Optical drive memang tidak dibenamkan dalam Ubud 611, jadi jika ingin menggunakan CD atau DVD harus ditambahkan drive optional,” tambahnya.
Ketiadaan optional drive bisa dimaklumi. Sebab laptop ini ditujukan untuk penggunaan surfing internet. Dengan kemudahan USB dan bluetooth, rasanya keberadaan optical drive sudah tidak dibutuhkan lagi. “Kebanyakan optical drive dipakai untuk memutar film melalui CD/DVD,” pungkas dia.
0 komentar: